![]() |
Poto : Persici Cilogon |
Headline NTB Musim baru Putaran Nasional Liga 4 2024–2025 akan segera dimulai, menghadirkan persaingan sengit dari berbagai tim di seluruh Nusantara. Ribuan talenta muda akan berjuang demi satu tujuan: promosi ke Liga Nusantara 2025–2026. Kompetisi ini akan dimulai dengan putaran regional yang berlangsung dari 5 Desember 2024 hingga 17 April 2025. Di tahap ini, tim-tim terbaik dari setiap provinsi akan bertarung untuk meraih tiket ke putaran nasional.
Setelah melewati babak regional, 64 tim terbaik akan bertanding di fase 64 besar. Grup-grup akan diundi sebelum pertandingan pertama yang dijadwalkan berlangsung pada 21 dan 22 April 2025. Selama enam hari penuh, mereka akan bertarung demi tempat di babak 32 besar. Tim-tim yang berhasil lolos akan kembali berkompetisi pada 29 dan 30 April 2025, dengan target menembus babak 16 besar yang dimulai pada 10 Mei 2025.
Ketika kompetisi memasuki fase 8 besar, atmosfer semakin panas. Tim-tim yang berhasil mencapai babak ini sudah dipastikan promosi ke Liga Nusantara 2025–2026, tetapi pertarungan masih berlanjut untuk menentukan dua finalis. Setelah pertandingan yang berlangsung mulai 20 hingga 24 Mei 2025, dua tim terbaik akan bersaing di partai puncak pada 27 Mei 2025 untuk memperebutkan gelar juara.
Tim-tim yang lolos ke putaran nasional berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, mencerminkan kekuatan sepak bola dari setiap daerah. Dari Pulau Sumatra, Aceh menghadirkan Persidi Idi Rayeuk, PSAB Aceh Besar, dan PS Peureulak Raya, sementara Sumatera Barat diwakili oleh Josal Piaman dan PSPP Padang Panjang. Riau, Jambi, Bengkulu, serta Bangka Belitung juga memiliki wakil-wakil yang siap bersaing. Persaingan di Pulau Jawa semakin ketat dengan hadirnya tim-tim dari Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Dari Kepulauan Nusa Tenggara, Perseden Denpasar mewakili Bali, sementara NTB dan NTT menghadirkan kekuatan mereka dengan tim-tim seperti Persidom Dompu dan Bintang Timur Atambua. Pulau Kalimantan juga mengirim wakilnya, termasuk Gabsis Sambas dari Kalimantan Barat serta Persemal Malinau dari Kalimantan Utara. Di Sulawesi, PS Klabat XIII Jaya Sakti, Celebest, dan Perslutim Luwu Timur siap berlaga dengan ambisi besar. Wilayah Maluku dan Papua juga turut serta dengan tim-tim yang masih menunggu hasil akhir seleksi regional.
Kompetisi ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi panggung bagi pemain muda untuk membuktikan diri. Setiap laga akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan bakat dan meraih impian bermain di level yang lebih tinggi. Dengan semangat dan ambisi yang membara, siapakah yang akan mencetak sejarah dan membawa pulang gelar juara Putaran Nasional Liga 4 musim ini? Saksikan perjalanan mereka dan dukung tim favorit Anda!