![]() |
Poto. Abdul Mu'ti /Istimewa |
HedlineNTB (Nasional) - Prof. Dr. Abdul
Mu'ti adalah salah satu nama menteri yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto
sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) di komplek istana
Presiden Jakarta (20/10/2024). Nama Abdul Mu'ti tidak asing lagi bagi
masyarakat Indonesia khusus pada warga Muhammadiyah karena ia saat ini sedang
menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027.
Berikut Profil Lengkap Abdul Mu'ti yang
berhasil dihimpun Headlinentb.com dari berbagai sumber. Abdul Mu'ti lahir di
Kudus, 2 September 1968 ia adalah seorang Cendekiawan Islam Indonesia yang
mengenyam Pendidikan dasarnya Madrasah Ibtidaiyah Manafiul Ulum di Kudus pada
tahun 1986. Ia meraih gelar sarjana dari Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo
Semarang pada tahun 1991. Kemudian ia mengenyam dan menyelesaikan pendidikan S2
di Universitas Flinders, Australia Selatan pada tahun 1996. Ia melanjutkan
pendidikan doktoralnya di UIN Syarif Hidayatullah dan merupakan Guru Besar di
kampus tersebut.
Dikutif https://id.wikipedia.org/ Di
Organisasi Muhammadiyah Abdul Mu'ti tercatat sebagai anggota sejak tahun 1994
dengan nomor anggota 750178. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan
Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah periode 2000-2002. Kemudian pada periode
2002-2006 menjabat sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah. Ketika itu ia
juga merangkap menjadi Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah 2005-2010.
Abdul Mu'ti pernah menjadi bagian dari
anggota Dewan Indonesia dan Amerika Serikat pada Agama dan Pluralisme, dan
masyarakat eksekutif Konferensi Asia Agama untuk Perdamaian. Sebagai aktivis
Muhammadiyah yang tergolong moderat dan toleran ia merupakan seorang wakil
sekretaris Agama Kontra Terorisme dan sekretaris Dewan Nasional Intelektual
Muslim Indonesia. Nama Abdul Mu'ti diumumkan masuk ke dalam 200 daftar mubalig
"Mubalig Indonesia" yang direkomendasikan Kementerian Agama pada
Jumat 18 Mei 2018.
Itulah profil Lengkap Abdul Mu'ti
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) diperkenalkan Presiden
Prabowo Subianto mengganti Nadiem Makarim