![]() |
Odi Fahrial Azmi, M.Pd Founder Teras Baca Nurul Huda Sekarbela |
HeadlineNTB
(Lombok Timur) – Pandemi Covid-19 yang masih menjadi
permasalahan global dan khsususnya di Indonesia membuat segala aktifitas yang
bersipat langsung menjadi serba terbatas. Hal tersebut membuat pelaksanaan
perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini terasa berbeda. Sebelum terjadi pandemi Covid-19 masyarakat
Indonesia merayakan kemerdekaan dengan
penuh suka cita dalam beragam tradisi.
Namun tahun ini kegiatan-kagitan tersebut terpaksa ditiadakan sebagai
langkah antisifasi penyebaran Covid-19 yang masih terjadi.
Hal demikian itu pula
cukup dirasakan oleh pemuda yang bernama lengkap Odi Fahrial Azmi, M.Pd asal Kota Mataram. Pemuda yang merupakan
Founder Teras Baca Nurul Huda Sekarbela Kota Mataram itu mengungkap perayaan
kemerdekaan tahun ini dirasakan berbeda. “terkait HUT RI ke & 75 ini memang
terasa beda. Berbeda karena saat ini kita masih berada dalam dalam masa
pandemi. Sehingga masih terbatas dalam hal kuantitas. Namun tidak mengurangi
kualitas”. Kata Odi Saat diwawancarai HeadlineNTB 17 Agustus 2020
Perayaan kemerdekaan
dimasa pandemi memang tidak bisa seperti
tahun-tahun sebelumnya tapi kemerdekaan masih di bisa diisi dengan berbagai hal
positif lainya lanjut pemuda kelahiran Mataram 29 tahun yang lalu itu.
Sebagai Pemuda yang
aktif di organisasi social kepemudaan ia mengajak kaum generasi muda untuk
mengisi kemerdekaan dengan berbagai cara, salah yaitu dengan mengenali potensi
diri sendiri, tanah air dan agama serta pemuda harus mengambil peran atau
fungsinya. “yang harus dilakukan oleh generasi muda untuk mengisi kemerdekaan
adalah 4 hal, Kenali diri, artinya bahwa
kenali potensi yg kita miliki, kenali
tanah air dan Agama mengambil peran”. Kata odi.
Lebih lanjut mantan
Sekretaris Karang Taruna Sekarbela itu mengatakan pemuda harus membaca kembali
sejarah bangsa dan Agama sebab jika kita memahaminya maka secara tidak langsung
itu merupakan salah satu sumber motivasi untuk bergerak lebih baik lagi kata
Sekertaris SAWAH Institut itu.
Lebih lanjut Ketua
Remaja Nurul Huda itu memparkan bahwa sebagai pemuda harus bisa mengambil peran
dan fungsinya sebab hal itu adalah salah satu ujud persebahan kepada bangsa.
“Mengambil peran. Setelah tau potensi dalam diri dan tau tentang sejarah bangsa
dan agama barulah kita mengambil peran. Apa fungsi kita? Apa yg kita bisa
berikan untuk bangsa?” tegas Odi
Mantan Ketua Osis MTs
Nurul Hakim itu berpesan kepada pada generasi muda di Nusa Tenggara Barat
mengatakan bahwa “Generasi muda adalah sebuah kekuatan, sebuah masa emas. Jadi
jangan dipergunakan hanya untuk mengeluh, menyalahkan dan saling hujat. Isi
kemerdekaan dengan positif dan optimis bahwa kedepan negeri kita akan lebih
baik” Ucapnya.